……………………..

” seperti inikah rasanya pada saat mereka mendengar? “

selintas pertanyaan melewati otak saya
mempertanyakan alasan yang sama
kenapa dan apa
dalam diam dan kehampaan, saya hanya tertawa
menertawakan diri sendiri tepatnya

ah… kita manusia…
selalu merasa diri terkutuk diantara semua
membuat hidup menjadi hina lebih dari semestinya
menambah dosa yang takkan pernah sirna
hanya karena 1 kata
‘CINTA’

 

tidak banyak kata yg akan saya sampaikan. karena itu sama seperti saya mencela diri saya sendiri, yg mana saya udah nyadar se-nyadar2nya. kita berdua sama. sama2 pecundang. dan itu sudah cukup untuk km berpikir. i dont have to yell at you or tell you what to do.. [and i'm positively sure the last thing on earth you wanna do is listening to my mean words]. i cannot change you to be me. it will never happen. but, please… OPEN YOUR MIND for christ’ sake. the matter of fact… I HAVE!. now.. it’s your turn.

Published in: on October 7, 2008 at 12:05 pm Comments (1)

YOU. AGAIN. %$!#$!*@%$

seperti re-run film lama yg kita tonton ulang. saya hanya bisa tercengang, melihat, meresap, menikmati dan akhirnya bertanya2 dalam hati. AGAIN??????!!!!!!!!. do I have to experience the same scene AGAIN??! do i have to meet another ‘YOU’ AGAIN???!. jujur, saya sempat menikmati sensasi persamaan diantara keduanya. sensasi yang selalu saya rasakan setiap bertemu dengan manusia2 baru. sensasi mencari kemiripan mereka dengan KAMU. bertahun2 saya melakukan ritual yg sama. dan saya makin merasa, hal itu menjadi kebiasaan yang saya gak pernah sadari sebelumnya.

aaaaarrrrrcccchhhh… what the hell!! too many ‘YOU’ around me. and at this time, i will not be wrong. he’s not gonna be another misunderstanding victim. i have no passion to prove it..  at all…

seperti re-run film lama yg kita tonton ulang. saya menikmati setiap detik jalan ceritanya. meresap dialog2 didalamnya. melihat kembali adegan2 yg ada. dan… kali ini saya mencoba untuk tidak tercengang. karena saya tahu, akhir dari film ini…  *wishful thinking*

Published in: on October 5, 2008 at 3:25 pm Comments (0)

something remembered = memory

someone sent me a sms and asking a question…. it was a simple question nway… but it made me thinking….

setuju gak kalo memory itu dihapus ‘paksa’… krn ckp menyiksa, dan aku ga mau nyiksa ‘dia’…

well… saya jadi mikir… gimana caranya menghapus memory? gimana caranya menghilangkan kenangan yg ada dalam hidup kita? satu2nya jalan yah, jedutin kepala ke tembok, loncat dr lantai 2… dan berharap kita bangun dalam keadaan amnesia. tapi apa itu akan membuat semuanya menjadi baik dan seperti yg kita inginkan? pengen ngelupain masa lalu yg gak enak, eh malah jadi aja lupa ama keluarga, sodara, temen, pacar…

saya pernah mengalami dilemma ttg memory itu… sampai ada niatan untuk ke psikolog dan mengunci bbrp memory yg saya benci. tapi… apa itu bisa membuat saya bener2 lupa? ada saatnya saya pasti ingat… karena emang sifatnya temporary. akhirnya? yah… saya tetep aja berkubang dalam kenangan saya, baik yg manis atau menyakitkan… karena, seperti kata Kahlil Gibran, ” Memory is the gift from GOD which DEATH cannot destroy “.

dimana2 yg namanya paksaan itu ga enak. don’t make the thing become complicated. namanya juga kenangan. gimana mo ngilangin? kecuali km amnesia.

we all have memories… bad or good. no matter what or how… we cannot avoid them. kenangan hanya untuk dikenang… tanpa kita harus “kembali” didalamnya. jadikan kenangan untuk pengalaman dan pelajaran atas apa yg telah kita lakukan di masa lalu, tanpa kita harus menghapusnya secara paksa. karena itu suatu hal yg gak mungkin bisa kita lakukan. just remember… Memory is the treasury and guardian of all things.

PS. to someone who is still confused. dont think you’ll hurt him just because you still remember your past… coz the past is the basic of our future. let it be…

Published in: on September 28, 2008 at 2:49 pm Comments (1)